MODUL AJAR INFORMATIKA: ANALISIS DATA

Sasaran: Kelas 8 SMP
Topik: Pengelolaan, Analisis, dan Visualisasi Data
Durasi: Estimasi 4-6 Pertemuan


DAFTAR ISI

  1. BAB I: Pengantar Dunia Data

    • Apa itu Data?

    • Mengapa Kita Butuh Analisis Data?

    • Satuan Data dan Jenis-Jenis Data.

  2. BAB II: Mengenal Perangkat Lunak Pengolah Angka (Spreadsheet)

    • Antarmuka Excel/Google Sheets.

    • Konsep Baris, Kolom, Sel, dan Range.

    • Format Data (Number, Date, Currency, Text).

  3. BAB III: Operasi Dasar dan Fungsi Statistik

    • Aritmatika Dasar.

    • Fungsi SUM, AVERAGE, COUNT, COUNTA.

    • Fungsi MAX dan MIN.

  4. BAB IV: Logika Komputasi dalam Data (Fungsi IF)

    • Logika Benar/Salah.

    • Fungsi IF Tunggal.

    • Fungsi IF Bertingkat (Nested IF).

  5. BAB V: Manajemen dan Validasi Data

    • Sorting (Mengurutkan Data).

    • Filtering (Menyaring Data).

    • Data Validation (Mencegah Kesalahan Input).

  6. BAB VI: Visualisasi Data

    • Pentingnya Visualisasi.

    • Jenis Grafik (Column, Pie, Line).

    • Cara Membuat Grafik yang Efektif.

  7. BAB VII: Studi Kasus dan Proyek Akhir


BAB I: PENGANTAR DUNIA DATA

1.1 Apa itu Data?

Dalam dunia digital saat ini, kita sering mendengar istilah "Data adalah minyak baru" (Data is the new oil). Namun, apa sebenarnya data itu?

Secara sederhana, data adalah sekumpulan fakta, angka, atau informasi mentah yang belum diolah. Data bisa berupa angka penjualan kantin sekolah, daftar tinggi badan siswa di kelas 8A, atau bahkan catatan suhu udara setiap hari selama satu bulan. Data yang berdiri sendiri seringkali tidak memiliki makna yang jelas bagi pembacanya.

Contoh:

  • Angka "85" (Ini hanyalah data).

  • "Nilai Ujian Matematika Budi adalah 85" (Ini adalah informasi).

Proses mengubah data mentah menjadi informasi yang berguna inilah yang disebut dengan Analisis Data.

1.2 Mengapa Kita Butuh Analisis Data?

Bayangkan jika Kepala Sekolah ingin mengetahui apakah menu makan siang di kantin sehat atau tidak. Jika ia hanya melihat tumpukan struk belanja, ia akan bingung. Namun, jika data tersebut dianalisis, ia bisa mengetahui:

  1. Makanan apa yang paling laris?

  2. Berapa rata-rata pengeluaran siswa?

  3. Apakah penjualan buah-buahan meningkat?

Tujuan utama analisis data adalah pengambilan keputusan. Dengan data yang benar, kita tidak lagi menebak-nebak, melainkan memutuskan sesuatu berdasarkan fakta (Evidence-Based Decision Making).

1.3 Jenis-Jenis Data

Sebagai siswa informatika, kamu harus bisa membedakan jenis data agar bisa memilih alat analisis yang tepat:

  1. Data Kuantitatif (Angka): Data yang dapat dihitung atau diukur.

    • Diskrit: Bilangan bulat (Contoh: Jumlah siswa, jumlah kursi).

    • Kontinu: Bilangan yang bisa berupa desimal/pecahan (Contoh: Tinggi badan 165,5 cm, berat badan 50,2 kg).

  2. Data Kualitatif (Kategori): Data yang menggambarkan karakteristik atau kualitas.

    • Contoh: Warna mata, jenis kelamin, tingkat kepuasan (Sangat Puas, Cukup, Kurang).


BAB II: MENGENAL PERANGKAT LUNAK PENGOLAH ANGKA

Untuk menganalisis data dalam jumlah banyak, kita tidak mungkin menggunakan kalkulator biasa. Kita menggunakan aplikasi Spreadsheet (Lembar Sebar). Contoh yang paling populer adalah Microsoft Excel dan Google Sheets.

2.1 Antarmuka (Interface) Spreadsheet

Saat membuka aplikasi spreadsheet, kamu akan melihat kotak-kotak. Mari kita pahami istilah kuncinya:

  1. Workbook: Buku kerja (file keseluruhan).

  2. Worksheet (Sheet): Lembaran di dalam buku kerja (biasanya ada tab di bagian bawah bernama Sheet1, Sheet2).

  3. Column (Kolom): Lajur vertikal yang ditandai dengan Huruf (A, B, C, ...).

  4. Row (Baris): Lajur horizontal yang ditandai dengan Angka (1, 2, 3, ...).

  5. Cell (Sel): Pertemuan antara Kolom dan Baris.

    • Contoh: Sel di kolom B dan baris 5 disebut Sel B5.

  6. Range (Rentang): Kumpulan beberapa sel yang diblok/dipilih.

    • Contoh: Dari sel A1 sampai A10 ditulis A1:A10.

2.2 Format Data (Cell Formatting)

Salah satu kesalahan pemula adalah mencampuradukkan format. Komputer perlu tahu apakah sel tersebut berisi uang, tanggal, atau teks biasa.

  • General/Text: Untuk nama, alamat, atau kode barang.

  • Number: Untuk angka biasa. Kamu bisa mengatur berapa angka di belakang koma (decimal places).

  • Currency/Accounting: Untuk uang (Rp, $, dll). Penting untuk perhitungan keuangan agar simbol mata uang muncul otomatis tetapi tetap dihitung sebagai angka.

  • Date/Time: Untuk tanggal dan waktu. Ingat, setiap negara punya format beda (DD/MM/YYYY atau MM/DD/YYYY).

Latihan Praktik 1:

  1. Buatlah tabel data diri 5 temanmu.

  2. Kolom A: No, Kolom B: Nama, Kolom C: Tanggal Lahir, Kolom D: Uang Saku Harian.

  3. Ubah format Kolom C menjadi Long Date dan Kolom D menjadi Currency (Rp).


BAB III: OPERASI DASAR DAN FUNGSI STATISTIK

Kekuatan utama spreadsheet adalah kemampuannya menghitung ribuan data dalam hitungan detik menggunakan Rumus (Formula).

Aturan Emas: Setiap penulisan rumus di Excel/Sheets HARUS diawali dengan tanda sama dengan (=).

3.1 Aritmatika Dasar

Simbol matematika di komputer sedikit berbeda dengan di buku tulis:

  • Penjumlahan: +

  • Pengurangan: -

  • Perkalian: * (Bintang, bukan x)

  • Pembagian: / (Garis miring, bukan :)

  • Pangkat: ^

Contoh:
Jika Sel A1 berisi 10 dan B1 berisi 5.
Ketik di C1: =A1*B1 maka hasilnya 50.

3.2 Fungsi Statistik Dasar

Daripada menjumlahkan satu per satu (=A1+A2+A3...), kita menggunakan Fungsi.

A. SUM (Penjumlahan Total)

Digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan angka.

  • Sintaks: =SUM(range)

  • Contoh: =SUM(D2:D10)

    • Artinya: Jumlahkan semua angka dari sel D2 sampai D10.

B. AVERAGE (Rata-rata)

Digunakan untuk mencari nilai rata-rata.

  • Sintaks: =AVERAGE(range)

  • Contoh: =AVERAGE(E2:E30)

    • Studi Kasus: Mencari rata-rata nilai ulangan satu kelas.

C. COUNT dan COUNTA (Menghitung Banyak Data)

Hati-hati, kedua fungsi ini mirip tapi beda kegunaan!

  • COUNT: Hanya menghitung sel yang berisi ANGKA.

    • =COUNT(A1:A10) (Jika ada teks, tidak dihitung).

  • COUNTA (Count All): Menghitung sel yang TIDAK KOSONG (bisa angka, huruf, simbol).

    • =COUNTA(B2:B10) (Cocok untuk menghitung jumlah siswa berdasarkan daftar nama).

D. MAX dan MIN

  • MAX: Mencari nilai tertinggi.

    • =MAX(C2:C100) -> Siapa yang dapat nilai paling tinggi?

  • MIN: Mencari nilai terendah.

    • =MIN(C2:C100) -> Berapa harga barang termurah?

Studi Kasus Latihan:
Kamu memiliki data nilai 10 siswa.

  1. Hitung Total Nilai seluruh siswa.

  2. Hitung Rata-rata kelas.

  3. Cari siapa yang nilainya tertinggi dan terendah.


BAB IV: LOGIKA KOMPUTASI DALAM DATA (FUNGSI IF)

Ini adalah bagian yang membuat spreadsheet menjadi "pintar". Kita mengajarkan komputer untuk mengambil keputusan berdasarkan syarat tertentu. Ini adalah dasar dari Computational Thinking.

4.1 Logika Dasar

Komputer hanya mengenal logika biner: TRUE (Benar) atau FALSE (Salah).
Operator pembanding:

  • > (Lebih besar)

  • < (Lebih kecil)

  • >= (Lebih besar atau sama dengan)

  • <= (Lebih kecil atau sama dengan)

  • = (Sama dengan)

  • <> (Tidak sama dengan)

4.2 Fungsi IF Tunggal

Rumus IF digunakan untuk mengecek suatu kondisi.

  • Sintaks: =IF(Logical_Test, Value_if_True, Value_if_False)

  • Terjemahan: =IF(Syaratnya_Apa, Kalau_Benar_Tulis_Apa, Kalau_Salah_Tulis_Apa)

Contoh Kasus: KKM Sekolah
Misalkan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) adalah 75.
Nilai Budi ada di sel B2 (80). Kita ingin memberi keterangan "Lulus" atau "Remedial".

Rumusnya:
=IF(B2>=75, "Lulus", "Remedial")

  • Cara baca: "Jika sel B2 lebih besar atau sama dengan 75, maka tulis Lulus. Jika tidak, tulis Remedial."

  • Karena 80 >= 75, maka hasilnya: Lulus.

4.3 Fungsi IF Bertingkat (Nested IF)

Bagaimana jika pilihannya lebih dari dua? Misalnya Grade A, B, dan C?
Kita bisa memasukkan IF di dalam IF.

Kasus:

  • Nilai > 90 = A

  • Nilai > 80 = B

  • Sisanya = C

Rumus:
=IF(B2>90, "A", IF(B2>80, "B", "C"))

  • Logika: Cek dulu apakah >90? Jika ya, kasih A. Jika tidak, cek lagi apakah >80? Jika ya, kasih B. Jika tidak keduanya, kasih C.


BAB V: MANAJEMEN DAN VALIDASI DATA

Saat data sudah mencapai ratusan baris, mata manusia akan sulit mencari informasi. Kita butuh fitur manajemen data.

5.1 Sorting (Pengurutan)

Sorting adalah proses menyusun data agar teratur.

  • Ascending (A-Z / 0-9): Dari kecil ke besar (Contoh: Absen 1 ke 30).

  • Descending (Z-A / 9-0): Dari besar ke kecil (Contoh: Peringkat 1 diambil dari nilai tertinggi).

Tips: Saat melakukan sort, pastikan kamu memblok seluruh tabel, bukan hanya satu kolom, agar data nama dan nilainya tidak tertukar!

5.2 Filtering (Penyaringan)

Filter digunakan untuk menyembunyikan data yang tidak kita butuhkan sementara waktu, tanpa menghapusnya.

  • Cara: Blok judul tabel -> Menu Data -> Filter.

  • Akan muncul tanda panah kecil di judul kolom.

  • Kasus: Kamu hanya ingin melihat siswa Laki-laki saja. Klik panah di kolom "Jenis Kelamin", hapus centang "Perempuan".

5.3 Data Validation (Validasi Data)

Pernahkah kamu mengisi form online dan ditolak karena format salah? Itu adalah validasi. Di Excel, kita bisa mencegah teman kita salah input.

Langkah:

  1. Blok sel yang mau diatur.

  2. Menu Data -> Data Validation.

  3. Pilih kriteria. Misalnya "Whole Number" antara 0 sampai 100 (Untuk nilai ujian).

  4. Jika ada yang input angka 150, Excel akan menolak dan memunculkan pesan error.


BAB VI: VISUALISASI DATA

"Satu gambar bermakna seribu kata". Grafik (Chart) membantu otak manusia memahami pola data lebih cepat daripada melihat tabel angka.

6.1 Memilih Jenis Grafik yang Tepat

Jangan asal pilih grafik! Setiap jenis punya fungsi beda:

  1. Column/Bar Chart (Grafik Batang):

    • Fungsi: Membandingkan nilai antar kategori.

    • Contoh: Membandingkan jumlah siswa per kelas (7A, 7B, 8A, 8B).

  2. Pie Chart (Grafik Lingkaran):

    • Fungsi: Melihat komposisi atau persentase dari keseluruhan (Total harus 100%).

    • Contoh: Persentase siswa yang suka Ekskul Basket vs Bola vs Musik.

  3. Line Chart (Grafik Garis):

    • Fungsi: Melihat tren atau perubahan dari waktu ke waktu.

    • Contoh: Perkembangan suhu tubuh pasien per jam, atau kenaikan harga emas per bulan.

6.2 Langkah Membuat Grafik

  1. Blok data yang akan dibuat grafik (Termasuk Judul Kolom/Header).

  2. Menu Insert -> Pilih Chart.

  3. Kustomisasi:

    • Chart Title: Judul grafik (Harus jelas, misal: "Grafik Penjualan Kantin 2024").

    • Legend: Keterangan warna (Misal: Biru = Makanan, Merah = Minuman).

    • Axis Label: Keterangan sumbu X (bawah) dan Y (samping).


BAB VII: STUDI KASUS PROYEK (LATIHAN TERINTEGRASI)

Untuk menguji pemahaman, mari kita kerjakan proyek simulasi.

Skenario:
Kamu adalah bendahara kelas 8C. Kamu diminta membuat laporan keuangan untuk kegiatan "Class Meeting".

Data Mentah:
| No | Nama Barang | Harga Satuan | Jumlah Beli | Kategori |
|----|-------------|--------------|-------------|----------|
| 1 | Aqua Gelas | 20.000 | 5 | Minuman |
| 2 | Roti Sisir | 12.000 | 10 | Makanan |
| 3 | Bola Plastik| 15.000 | 2 | Alat |
| 4 | Teh Kotak | 35.000 | 4 | Minuman |
| 5 | Spidol | 8.000 | 3 | Alat |

Tugas Analisis:

  1. Input: Masukkan data ke Excel.

  2. Hitung: Buat kolom baru "Total Harga" (=Harga Satuan * Jumlah Beli).

  3. Statistik:

    • Berapa total pengeluaran seluruhnya? (Gunakan SUM).

    • Barang apa yang paling mahal harga satuannya? (Gunakan MAX).

    • Berapa banyak jenis barang yang dibeli? (Gunakan COUNTA).

  4. Logika: Buat kolom "Status Harga".

    • Jika Total Harga di atas 100.000, tulis "Mahal".

    • Jika tidak, tulis "Standar". (Gunakan IF).

  5. Visualisasi: Buatlah Pie Chart yang menunjukkan perbandingan jumlah item berdasarkan Kategori (Makanan vs Minuman vs Alat).


KESIMPULAN

Analisis data adalah keterampilan abad ke-21 yang sangat krusial. Melalui pelajaran ini, siswa Kelas 8 diharapkan tidak hanya mahir menggunakan tools (Excel/Sheets), tetapi juga mampu berpikir analitis: membaca data, menemukan pola, dan menarik kesimpulan.

Ingatlah siklus data:

  1. Collecting (Mengumpulkan data).

  2. Cleaning (Membersihkan/merapikan data).

  3. Analyzing (Menghitung dan memproses).

  4. Visualizing (Membuat grafik).

  5. Interpreting (Mengambil kesimpulan).

Selamat belajar dan jadilah penguasa data!


GLOSARIUM

  • Cell: Kotak pertemuan antara baris dan kolom.

  • Formula: Rumus perhitungan di spreadsheet.

  • Function: Rumus bawaan aplikasi (seperti SUM, AVERAGE).

  • Range: Sekumpulan sel yang dipilih.

  • Syntax: Aturan penulisan rumus yang benar.

  • Variable: Nilai yang dapat berubah-ubah.


SOAL PENGAYAAN (LATIHAN MANDIRI)

  1. Jelaskan perbedaan antara fungsi COUNT dan COUNTA!

  2. Jika di sel A1 tertulis "Apel" dan B1 tertulis 10, apa hasil dari rumus =A1+B1? Jelaskan mengapa!

  3. Tuliskan rumus IF untuk kondisi berikut: Jika nilai (sel A1) di bawah 60, maka "Tidak Lulus", jika 60 ke atas maka "Lulus".

  4. Mengapa kita tidak boleh menggunakan Pie Chart untuk melihat kenaikan penjualan selama 12 bulan? Grafik apa yang lebih cocok?

  5. Apa kegunaan tanda $ (Absolute Reference) pada rumus Excel? (Materi tantangan tambahan).